Senin, 02 April 2012

Terinspirasi Cerita Opera Sabun, Seorang Bocah Bunuh dan Bakar Ibunya

Jakarta Seorang remaja asal Inggris, Daniel Bartlam (15), membunuh ibu kandungnya, Jacqueline Bartlam (47), karena terinspirasi adegan pembunuhan di sebuah opera sabun yang ditontonnya. Atas pembunuhan tersebut, Daniel dihukum 16 tahun penjara.

Peristiwa sadis tersebut terjadi bertepatan dengan perayaan paskah 24 April 2011 tahun lalu. Daniel divonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan Nottingham Crown Senin (2/4) kemarin. Hakim persidangan yang mengadili Daniel menyebut peristiwa tersebut sebagai pembunuhan yang mengerikan dan tak masuk akal.

"Ini adalah hal yang benar-benar mengerikan," kata Hakim yang mengadili Daniel, Justice Flaux, seperti dilansir oleh Dailymail, Senin (2/4/2012).

Daniel terinspirasi melakukan pembunuhan setelah menonton adegan pembunuhan di opera sabun Coronation Street. Ia meniru pembunuhan yang dilakukan tokoh bernama John Stape. Setelah membunuh ibunya menggunakan palu, sang bocah kemudian menyiramkan bensin dan membakar tubuh ibunya.

Untuk menutupi perbuatannya, Daniel mengarang cerita bahwa ibunya dibunuh oleh pencuri yang masuk ke dalam rumah. Namun upayanya sia-sia, polisi menemukan bukti yang mengarah kepada dirinya.

Dalam pengadilan terungkap fakta bahwa petugas yang menggeledah kamar anak itu menemukan gambar dan tulisan tentang kekerasan. Selain itu ditemukan palu dan wadah cairan pembersih.

Petugas kepolisian juga menemukan video yang berisi adegan kekerasan di komputer milik Daniel. Dalam video tersebut, terdapat adegan karakter John Stape membunuh seorang wanita dengan palu.

Atas pembunuhan tersebut Daniel divonis 16 tahun penjara. "Tingkat kekerasan, tingkat perencanaan dan tingkat kebohongannya tidak hanya mengejutkan, tapi juga mengerikan bahwa seorang anak laki-laki bisa melakukan hal ini," kata Hakim Flaux dalam pertimbangannya.

Sumber : news.detik.com




Jalanan Macet, Seorang Ibu Melahirkan di Mobil

 
Ilustrasi
 
Sydney, Seorang ibu terpaksa melahirkan bayinya di dalam mobil di tengah kemacetan lalu lintas di Sydney, Australia. Para saksi mata melihat bagaimana ibu dan bayinya berlumuran darah usai persalinan.

Peristiwa ini terjadi di Mosman, Sydney pada Selasa, 3 April sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat seperti dilansir harian Australia, Sydney Morning Herald, Selasa (3/4/2012).

Wanita berumur 41 tahun tersebut melahirkan seorang bayi laki-laki saat jam sibuk di jalan raya tersebut. Suami wanita tersebut juga sedang berada dalam mobil saat kelahiran sang bayi.

Juru bicara Dinas Ambulans New South Wales mengatakan, paramedis tiba di lokasi di jalan Military Rd antara jalan Raglan St dan Avenue Rd tersebut beberapa menit setelah bayi tersebut lahir. Paramedis pun segera menangani ibu dan anak.

"Saya melihat sedikit kegaduhan di sekitar seseorang di kursi penumpang dan sang ayah yang tampak cukup panik," ujar seorang saksi mata kepada Radio ABC pagi ini.

Seorang saksi mata lainnya menuturkan bagaimana dia melihat ibu dan anak masih berlumuran darah saaat kejadian tersebut.

Kini ibu dan bayinya telah diangkut ke rumah sakit untuk dirawat. Kondisi keduanya dilaporkan baik.
 
Sumber : news.detik.com

Pemancing di salju Rusia diselamatkan

Pemancing di salju
 Pemancing mengaku sadar akan risiko kegiatan ini, tetapi memilih nekat.

Lebih dari 600 pencari ikan di tengah bongkahan salju beku di timur jauh Rusia yang terlantar, berhasil ditolong oleh tim penyelamat.

Operasi penyelamatan ini melibatkan 48 petugas, 11 unit kapal serta dua pesawat helikopter kata Kementrian Urusan Darurat Rusia.
Para pemancing itu, seluruhnya berjumlah 675 orang, terbawa ke laut lepas karena bongkahan salju raksasa yang mereka pakai sebagai tempat mencari ikan tiba-tiba lepas dari daratan sekitar pantai Pulau Sakhalin.
Memancing dengan melubangi salju di perairan yang sudah lama membeku merupakan hiburan musim dingin yang digemari di Rusia.
Dan meski sudah terlantar beberapa lama, para korban yang diselamatkan oleh petugas Kementrian Darurat tak memerlukan bantuan medis, kata petugas dalam sebuah pernyataan.
Saat bongkahan salju yang dipakai para pemancing itu tiba-tiba pecah dari daratan induknya, para pemancing terbawa arus sampai sekitar 500m dari pantai sebelum akhirnya bongkahan mendekati daratan lagi.

'Tantangan'

Taymuraz Kasayev, salah seorang pejabat pada Kementrian darurat, mengatakan warga di sekitar lokasi bongkahan ini sebenarnya sudah diperingatkan agar tak mendekati bongkahan es yang berbahaya itu.
"Kami peringatkan para warga melalui pengumuman di media massa bahwa berada di sekitar lokasi bongkahan es sepanjang garis pantai ini sangat berbahaya dan tidak diperbolehkan," katanya kepada stasiun televisi NTV.
Namun salah seorang korban yang diselamatkan, Vladimir Vasilenko, malah mengaku sengaja berjalan-jalan dan memancing di bongkah salju itu di tengah cuaca berangin meski tahu risikonya.
"Angin berhembus dari arah pantai, jelas kelihatan bahwa sesuatu bisa terjadi, tapi orang nekat saja, jadi kami ikut-ikutan," katanya dengan tenang.
"Disitu justru terletak tantangannya, tentu. Kami juga dengar siaran di radio kalau kali ini adalah kesempatan terakhir untuk memancing di es. Makanya kami buru-buru pergi memancing juga."

Sumber : bbc.co.uk/indonesia

Mengintip kehidupan agen rahasia

james bond
Tokoh rekaan James Bond digambarkan sebagai agen rahasia tangguh

Sebagian orang pernah menonton film tentang agen rahasia, tetapi hanya sedikit yang pernah bertemu orang dari komunitas intelijen. Jadi seberapa miripkah mata-mata asli dengan Bourne dan Bond? Wartawan BBC Peter Taylor mengamati dunia agen rahasia di zaman modern.

Dari James Bond ke Spooks, dari Jason Bourne ke Tinker Tailor, mata-mata selalu menjadi tema film laris. Kosa kata yang digunakan telah akrab dengan masyarakat, seperti "perangkap" dan "informan."
Dalam kenyataannya, operasi-operasi intelijen seperti yang digambarkan di layar film dan televisi benar-benar sesuai dengan kenyataan.
Peter Taylor mendapat akses tak terbatas untuk mewawancarai petugas dari dinas rahasia MI5 (badan keamanan domestik) dan MI6 (badan keamanan luar negeri).
Merekrut dan mengendalikan agen adalah bagian paling berbahaya dan paling berat yang harus dijalankan oleh seorang mata-mata modern. Seperti yang dilakukan oleh Michael untuk MI6. Ia bekerja di negara pusat al-Qaeda.
"Kemampuan kami memasuki jaringan-jaringan teroris sangat penting untuk mendapatkan peringatan awal akan ancaman-ancaman yang kami hadapi," kata Michael.
"Kami mulai dengan proses menentukan sasaran. Obyektif kami adalah sebisa mungkin mendekati para pimpinan. Kami akan memetakan jaringan teroris tersebut, memahami siapa saja tokoh-tokoh kuncinya dan hubungan diantara mereka untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai peranan mereka.
"Dapatkah kami mendekati mereka? Apakah mereka bisa ditembus? Apakah mereka memiliki informasi yang berguna bagi pemerintah? Mungkinkan mereka bersedia bekerja bersama MI6 sebagai informan?"

Membaur di kerumunan

Lalu bagaimana ia merekrut anggota?
"Itu adalah tugas para petugas kami untuk memikirkannya, "Dengan penyamaran bagaimana saya bisa mendekati individu ini? Bagaimana caranya saya menjalin kerja sama dengan mereka?" Setiap pendekatan akan disesuaikan dengan profil agen tertentu atau seorang calon agen potensial dan kami tak henti-henti membujuk mereka untuk bekerja dengan kami."
Motivasi yang ditawarkan beragam mulai dari kebencian atas ideologi al-Qaeda, minat untuk menetap di Inggris, atau uang.
Namun yang terpenting adalah untuk menjadi seorang agen adalah ia harus bisa "membaur di tengah kerumunan, seseorang yang wajah serta penampilannya mudah dilupakan. "
Shami, seorang petugas pengintai MI5 adalah contoh nyata dari tipikal agen rahasia.
Ia berasal dari kalangan sipil dan bahkan tidak pernah mengenyam pendidikan di universitas.
Ia nekad melamar pekerjaan secara online di website MI5 dan setelah melalui berbagai tes yang berat, akhirnya diterima.
Shami adalah sosok yang tepat untuk melakukan tugas pengintaian.
Ia cerdas, tangguh dan dapat dengan mudah berbaur di komunitas apa saja.
Pengintaian adalah dasar dari semua operasi rahasia yang berperan mengungkap sel-sel Islam yang berencana membuat bom pupuk untuk menyerang London dan Inggris Timur serta peledak cair untuk meledakkan pesawat di Atlantik.

Sumber : bbc.co.uk/indonesia

FARC akhirnya lepaskan sepuluh sandera

Helikopter
Helikopter militer Brasil menjemput sepuluh sandera yang telah berpisah dengan keluarganya selama satu dekade.

Pemberontak sayap kiri Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia, FARC telah melepaskan sepuluh sandera yang terdiri dari polisi dan anggota militer yang pernah disergap kelompok itu.
Para sandera sebelumnya berkumpul dan dijemput dari hutan dengan helikopter militer Brasil sebelum akhirnya diterbangkan dengan selamat.
Keluarga sejumlah sandera dilaporkan menunggu di kota Villavicencio. Petugas medis juga melakukan pemeriksaan terhadap sepuluh sandera itu sebelum akhirnya diterbangkan ke Bogota.
Sejumlah televisi lokal menggambarkan sandera yang telah dibebaskan mengungkapkan kegembiraannya dengan mengepalkan dan melambaikan tangan sesaat setelah tiba di Villavicencio.
Presiden Colombia Juan Manuel Santos menyambut gembira pembebasan sandera itu.
"Selamat menyambut kebebasan para tentara dan polisi Kolombia," kata Santos di Istana Kepresidenan.
"Kebebasan sempat tertunda untuk anda semua tapi sekarang telah anda miliki kembali."
Namun Presiden Santos mengatakan pembebasan sandera dan janji untuk tidak lagi melakukan penculikan demi uang tebusan dirasa belum cukup untuk membuka dialog perdamaian dengan FARC.

Belum cukup

Santos menyakini masih ada ratusan warga sipil yang ditahan oleh FARC dan dia meminta agar mereka juga ikut dibebaskan.
"Dunia dan pemerintah negara ini meminta agar mereka melepaskan semua sandera," katanya.
Dia juga menambahkan pemerintah Kolombia akan melanjutkan kebijakan mereka untuk memerangi kelompok bersenjata.
"Pemerintah akan tahu kapan jaminan untuk memulai pembicaraan damai dengan FARC itu sudah tercukupi."
Suksesnya proses pelepasan para sandera ini tidak lepas dari peran mantan senator Kolombia, Piedad Cordoba yang bekerja sama dengan Komite Palang Merah Internasional.
"Kami sangat gembira dengan kesuksesan operasi ini dan karena bisa mempertemukan sepuluh keluarga telah menunggu bertahun-tahun dengankorban penyanderaan."
Sebelumnya para sandera ini telah menjalani penahanan selama sepuluh tahun setelah disergap dalam sebuah serangan gerilya tentara FARC.
Namun pada pada Februari lalu FARC mengumumkan akan membebaskan sepuluh sanderanya dan berjanji untuk menghentikan praktek penculikan yang digunakan sebagai alat tukar untuk mendapatkan tebusan.
Dimata dunia, reputasi FARC sendiri banyak dicela karena praktek penculikan dan perdagangan obat bius untuk membiayai perjuangan mereka mendapat kecaman dari hampir seluruh negara.

Sumber : bbc.co.uk/indonesia

Lebih Sehat dengan Sedikit Garam



SELAMA ini dipercayai, garam laut dan garam batu menjadi alternatif yang bermanfaat dibandingkan dengan garam meja (yang biasa dikonsumsi di rumah). Studi tentang garam dan perusahaan kesehatan menunjukkan, sebenarnya tidak ada perbedaan komposisi dari berbagai jenis garam. Semuanya mengandung 100 persen natrium klorida, yang berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Dalam penelitian, para dokter dari Wolfson Institute of Preventive Medicine, London, Inggris, melibatkan lebih dari seribu orang. Asumsi mereka, sekitar satu dari tiga responden menganggap garam laut dan garam batu lebih baik dari garam meja. Akan tetapi, produsen tidak menyetujui itu. Mereka menganggap para peneliti tidak memberikan gambaran yang lengkap.

Saat ini, jumlah orang yang mengonsumsi garam sangat banyak, rata-rata lebih dari datu sendok teh per hari. Hal ini tentu saja membuat para dokter khawatir, karena bisa mengancam manusia dengan risiko darah tinggi, stroke, dan gagal jantung kongesif.

Sumber : metrotvnews.com

Waspadai Hot Yoga



OLAHRAGA menjadi kegiatan yang sangat baik untuk kesehatan. Yoga adalah salah satu jenis olahraga yang banyak digemari akhir-akhir ini. Namun, olahraga pun harus dilakukan dengan benar. Ahli memperingatkan, 'hot yoga'--ritual dengan cara memanaskan suhu kamar hingga 32 derajat, bahkan 40 dejarat celcius, sebelum kelas yoga dimulai--sebenarnya tidaklah berguna.

Tensi tubuh, yang berhubungan dengan temperatur tinggi lingkungan, bisa jadi tidak aman pada kondisi medis tertentu. Diana Zotos, yang bekerja pada departemen rehabilitasi di New York Hospital memperingatkan, jika memiliki sensitivitas terhadap panas--lelah saat panas atau gampang dehidrasi--Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter, sebelum memutuskan untuk ikut kelas yoga.

Penderita asteoarthritis, rheumatoid arthritis, nyeri otot atau nyeri sendi, harus memperhatikan masalah ini. Pemanasan suhu kamar dapat menyebabkan penyakit tambahan terhadap fleksibilitas tubuh. Akibatnya, seseorang dapat menderita keram otot, kerusakan sendi, ligamen, dan tulang rawan.

Selain itu, penderita darah tinggi atau rendah dan penderita penyakit jantung, harus berkonsultasi ke dokter. Sebaiknya lakukan konsultasi kardiolog. Orang yang berusia di atas 40 tahun sebaiknya tidak mengikuti 'hot yoga'.

Sumber : metrotvnews.com